Jumat, 14 Oktober 2011

Microsoft Word Part I


Microsoft Word merupakan program pengolah kata yang cukup lengkap dan lebih
otomatis. bahkan perintah dan fungsi yang disediakan oleh software ini menunjang
berbagai keperluan mulai dari pengetikan atau penyusunan naskah biasa, laporan, surat
kabar sampai dengan fax. Pada Bab ini kita akan berkenalan dengan menu Home.
Pada menu ini terdapat kelompok toolbar
• Clipboard
• Font
• Paragraph
• Styles
• Editing
A. Cara memulai aplikasi Microsoft Word
Langkah-langkah :
1. Pilih tombol Start di pojok kiri bawah tampilan windows.
2. Setelah muncul tampilan menunya pilih Program, kemudian Microsoft Office dan
Pilih
3. Microsoft Office Word 2007.
4. Muncul Gambar berikut




  • Judul Windows
Baris Judul Menampilkan nama file dan aplikasi Microsoft Word, nama file sebelum
dirubah adalah Document1, Document2 dan seterusnya
 
Di pojok kanan sebelahnya window terdapat button minimize, maximize
dan menutup aplikasi word

  •  Office Button
  •  Digunakan untuk:
    - Membuat file baru
    - Membuka file
    - Menyimpan file
    - Mencetak
    - Keluar dari word
  • Toolbar
 Merupakan deretan tool-tool (gambar-gambar yang berbentuk tombol) yang mewakili perintah dan berfungsi untuk mempermudah dan mengefisienkan pengoperasian program.
Sebagai contoh kalo kita klik menu Home, akan muncul toolbar berikut

Disebelah kanan office button terdapat button yang digunakan
untuk menyimpan, Undo, Redo dan Customize Quick Access Toolbar

  • Customize Quick Access Toolbar
Digunakan untuk menampilkan button2 yang diinginkan untuk tampil pada taskbar,
sebagai contoh jika kita klik button open dan new document, akan muncul button tersebut
pada taskbar sebagai tips, tampilkan button yang sering anda gunakan untuk
mempercepat pengerjaan.

Setelah mengenal dasar-dasar layar Word, teks dapat langsung dimasukkan. Ada
beberapa
hal yang perlu diketahui:

  • Tab digunakan untuk mengidentasi pada baris pertama 
  • Word secara otomatis akan memulai baris baru sewaktu teks mencapai tepi kanan halaman.
  • Apabila terjadi kesalahan mengetik tekan Backspace untuk menghapusnya.
  • Tekan enter untuk menambah baris kosong.
  • Titik Sisip (kursor) Digunakan untuk memulai memasukkan teks.
  • Penunjuk Mouse bergerak dilayar sewaktu mouse digerakkan. Penunjuk ini tampak dalam bentuk huruf I atau panah.
  • Menggunakan Keyboard
Jika anda menggunakan tombol pada numeric keypad, pastikan bahwa NUM LOCK dalam keadaan off. Perhatikan tabel berikut ini 
 
  • Untuk menyimpan dokumen klik office button kemudian pilih Save atau klik button pada Toolbar. Akan muncul gambar berikut:
 
Pilihlah lokasi file (directory) pada bagian Save in:, ketiklah nama file pada bagian File
name, kemudian tekan tombol Save. Sebagai latihan berilah nama pada file yang sudah
diketik dengan nama Lat1.doc

Menutup Dokumen
Bila sudah selesai mengerjakan suatu dokumen dan sudah selesai menyimpannya,
mungkin perlu menutup dokumen dan setelah itu mengerjakan dokumen lain. Klik office
button dan pilih Close.

Membuka Dokumen
Untuk membuka dokumen klik office button dan pilih Open, Word akan menampilkan
dialog box berikut:

 
Carilah directory dan Folder Yang menampung file yang akan dibuka pada bagian Look
in lalu klik file yang akan dibuka kemudian tekan button Open maka file anda akan
ditampilkan dilayar Word. Sebagai latihan, bukalah kembali file Lat1.doc yang sudah
dibuat tadi.

A. Memulai Pembuatan Naskah
  • Aktifkan lembar kerja Microsoft Word 
  • Aturlah Margin lembar kerja
  • Ketiklah naskah yang diinginkan
B. Mengatur Setting Halaman ( Margin Dan Ukuran Kertas )
  1. Klik Page Layout
a. Klik Tab Margin
b. Pilih bentuk margin yang diinginkan
c. Jika tidak ada ukuran yang cocok, klik di Custom
Margin dan tentukan:

  • Top : Jarak antara sisi atas kertas dengan teks/naskah. 
  • Bottom : Jarak antara sisi bawah kertas dengan teks/naskah.
  • Left : Jarak antara sisi kiri kertas dengan sisi kiri naskah.
  • Right : Jarak antara sisi kanan kertas dengan sisi kanan naskah.
  • Gutter : Jarak spasi tambahan pada margin kiri yang ditujukan  sebagai tempat penjilidan.
  • Gutter Position : Letak gutter.
  • Orientation : Pengaturan arah cetakan halaman dengan Portrait (memanjang) dan Landscape (melebar). 
  • Preview : Tampilan layar Word
Klik di SIZE, kemudian tentukan ukuran kertas yang di inginkan.

 
Tata Cara Penulisan
Untuk pengetikan huruf besar di awal kata atau kalimat, tekanlah tombol Shift
bersamaan dengan tombol huruf awal kata (jika Caps Lock tidak hidup)
Untuk pengetikan naskah dalam huruf besar semua, tekan tombol Caps Lock.
Untuk menghapus kata atau kalimat sebelah kiri tekan tombol Backspace.
Untuk menghapus kata atau kalimat sebelah kanan tekan tombol Delete.
      Untuk menurunkan kursor ke baris berikutnya tekan tombol Enter.
Untuk masuk ke paragraph baru tekan tombol Tab.
Untuk memberikan spasi pada suatu kata atau kalimat tekan tombol Spacing.
 Untuk menuju ke awal kalimat teks tekan tombol Home.
Untuk menuju ke akhir kalimat teks tekan tombol End.
Untuk mengaktifkan tombol angka keyboard sebelah kanan tekan tombol Num Lock.

Untuk meratakan teks, pilih salah satu bentuk perataan yang diinginkan:
Align Left (Ctrl + L) : Perataan teks sebelah kiri.
Center (Ctrl + E) : Perataan teks di tengah.
Align Right (Ctrl + R) : Perataan teks sebelah kanan.
Justify (Ctrl + J) : Perataan teks sebelah kiri dan kanan 

Memformat Karakter Huruf Pada Naskah
  • Dari menu Format – Font 
  • Font : Pengaturan huruf.
  • Font : Memilih jenis huruf. Contoh : Arial, Tahoma, dll.
  • Font Style : Bold (Memilih ketebalan huruf), Italic (Memiringkan huruf),Underline (Memilih garis bawah pada huruf).
  • Size : Memilih ukuran huruf.
  • Font Color : Memilih warna huruf.
  • Underline Style : Memilih bentuk dan ketebalan garis bawah huruf.
  • Underline Color : Warna garis bawah huruf. 
  • Effects : Menentukan efek cetak huruf. 
atau kita dapat menggunakan perintah dalam keyword
Font : Memilih jenis huruf (Ctrl + Shift + F).
Font Size : Memilih ukuran huruf (Ctrl + Shift + P).
Bold : Huruf cetak tebal (Ctrl + B).
Italic : Huruf cetak miring (Ctrl + I).
Underline : Menggaris bawahi huruf (Ctrl + U).

A. Membuat Block Pada Teks
  •  Menggunakan Keyboard, tempatkan kursor pada awal kata / kalimat yang akan diblock 
  • Tekan tombol Shift sambil menekan tanda panah ( ) ke awal kata / kalimat.
Atau bisa menggunakan Mouse
Klik kiri tanpa dilepas (drag ) pada awal kata / kalimat yang akan diblock
Seret penunjuk mouse hingga ke akhir kata / kalimat yang akan diblock 
Lepas klik mouse tersebut
Untuk menghilangkan tanda block di teks klik di sembarang tempat dalam jendela
dokumen.

Block kata / kalimat yang akan di-copy
Klik icon atau dengan tombol Ctrl + C
Letakkan kursor pada tempat yang akan diletakkan hasil copy-an
Klik icon atau dengan tombol Ctrl + V
C. Memindahkan Kata / Kalimat

Block kata / kalimat yang akan dipindahkan
Klik klik icon atau dengan tombol Ctrl + X
Letakkan kursor pada tempat yang ingin dipindahkan.
Klik icon atau dengan tombol Ctrl + V

Apabila dalam pengetikan tidak sengaja melakukan kesalahan, baik dalam pengeditan,
pemformatan dan lain sebagainya maka gunakan:
Undo (Ctrl + Z) : Membatalkan pengeditan.
Redo (Ctrl + Y) : Membatalkan pembatalan pengeditan

Change Case
Blok kalimat / kata yang ingin dirubah format hurufnya.
Klik menu Home – Change Case
o Sentence case : Mengubah kalimat pada teks dengan diawali huruf besar.
o lowercase : Mengubah kata atau kalimat dengan huruf kecil.
o UPPERCASE : Mengubah kata atau kalimat dengan huruf besar.
o Title Case : Mengubah setiap awal kata dengan huruf besar.
o tONGLE cASE : Mengubah setiap awal kata dengan huruf kecil

Mengatur Paragraf dan Spasi
Klik icon Paragraph
Klik Indent and Spacing
Pada Spacing tentukan berapa spasi yang diinginkan
Klik Ok.
Atau dengan cara lain :

Blok kalimat yang ingin diatur paragrafnya
Tekan tombol kombinasi:
o Untuk 1 spasi tekan Ctrl + 1 (Single)
o Untuk 1½ spasi tekan Ctrl + 5 (1,5 lines)
o Untuk 2 spasi tekan Ctrl + 2 (Double)
B. Bullets and Numbering

Bullets
Blok atau tandai bagian naskah yang ingin dibuat Bullets.
Klik tab Home klik icon
Untuk memilih jenis bullet klik tanda panak ke bawah, klik bullet yang anda
harapkan.

Selain itu juga bisa memilih alternatif Bulleted yang lain dengan mengklik Define
New Bullet.

Klik Character, lalu pilih jenis Bulleted yang Anda inginkan.
Klik OK
Numbered
Blok atau tandai bagian naskah yang ingin dibuat numbered.
Klik tab Home klik icon
Untuk memilih jenis bullet klik tanda panak ke bawah, klik bullet yang anda harapkan.
Selain itu juga bisa memilih alternatif Bulleted yang lain dengan mengklik Define New
Bullet.
Klik Character, lalu pilih jenis Bulleted yang Anda inginkan.
Klik OK


Generator

Generator arus bolak-balik berfungsi mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik arus bolak-balik. Generator Arus Bolak-balik sering disebut juga seabagai alternator, generator AC (alternating current), atau generator sinkron. Dikatakan generator sinkron karena jumlah putaran rotornya sama dengan jumlah putaran medan magnet pada stator. Kecepatan sinkron ini dihasilkan dari kecepatan putar rotor dengan kutub-kutub magnet yang berputar dengan kecepatan yang sama dengan medan putar pada stator. Mesin ini tidak dapat dijalankan sendiri karena kutub-kutub rotor tidak dapat tiba-tiba mengikuti kecepatan medan putar pada waktu sakelar terhubung dengan jala-jala.
Generator arus bolak-balik dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
a. Generator arus bolak-balik 1 fasa
b. Generator arus bolak-balik 3 fasa

Jumat, 23 September 2011

de gea dituntut apik saat melawat ke stoke

Lawan Stoke, De Gea Dituntut Tampil Cemerlang Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson kembali memperingatkan kiper David De Gea saat melawat ke markas Stoke City akhir pekan ini, Sabtu, 24 September 2011. Ferguson mengharapkan, kiper barunya itu bisa tampil cemerlang. Saat menghadapi Chelsea, De Gea telah tampil cemerlang.Beberapa kali, kiper muda asal Spanyol ini melakukan penyelamatan penting.Kali ini, De Gea kembali dituntut untuk tampil konsisten. Ferguson mengharapkan, De Gea tetap menjaga performa terbaiknya."Bermain di Stoke adalah pembuka mata bagi kiper manapun,"kata Ferguson. Ferguson teringat dengan Edwin van der Sar. Kiper asal Belanda itu adalah kiper MU musim lalu dan telah memasuki masa pensiun. Manajer asal Skotlandia itu berharap, De Gea bisa tampil apik sama seperti Van Der Sar saat menghadapi Stoke. "Kami akan melakukan hal yang sama dengan David (Sabtu).Semua harus dalam posisinya dalam pekan ini, sama seperti yang dilakukan oleh Edwin," ujar
Ferguson. "Saya tidak pernah mengkritik gaya Stoke. Saya tidak pernah punya masalah dengan mereka. Stoke telah bermain dengan kekuatan mereka dan tidak ada yang salah dengan itu," tegas Ferguson.

Kamis, 22 September 2011

Sejarah Singkat Tentang Manchester United

Ini adalah sedikit sejarah Manchester united selama berkarir dan beberapa trofi yang ia dapatkan.
Manchester United F.C. (biasa disingkat Man Utd, Man United atau hanya MU) adalah sebuah klub sepak bola papan atas di Inggris yang berbasis di Old Trafford, Manchester, Dibentuk sebagai Newton Heath L&YR F.C. pada 1878 sebagai tim sepak bola depot Perusahaan Kereta Api Lancashire dan Yorkshire Railway di Newton Heath, namanya berganti menjadi Manchester United pada 1902. Meski sejak dulu telah termasuk salah satu tim terkuat di Inggris, barulah sejak 1993 Manchester United meraih dominasi yang besar di kejuaraan domestik di bawah arahan Sir Alex Ferguson - dominasi dengan skala yang tidak terlihat sejak berakhirnya era Liverpool F.C. pada pertengahan 1970-an dan awal 1980-an. Sejak bergulirnya era Premiership di tahun 1992, Manchester United adalah tim yang paling sukses dengan dua belas kali merebut trofi juara. Meskipun sukses di kompetisi domestik, kesuksesan tersebut masih sulit diulangi di kejuaraan Eropa; mereka hanya pernah meraih juara di Liga Champions tiga kali sepanjang sejarahnya (1968, 1999, 2008). Sejak musim 86-87, mereka telah meraih 22 trofi besar - jumlah ini merupakan yang terbanyak di antara klub-klub Liga Utama Inggris. Mereka telah memenangi 19 trofi juara Liga Utama Inggris (termasuk saat masih disebut Divisi Satu). Pada tahun 1968, mereka menjadi tim Inggris pertama yang berhasil memenangi Liga Champions Eropa, setelah mengalahkan S.L. Benfica 4–1, dan mereka memenangi Liga Champions Eropa untuk kedua kalinya pada tahun 1999 dan sekali lagi pada tahun 2008 setelah mengalahkan Chelsea F.C. di final. Mereka juga memegang rekor memenangi Piala FA sebanyak 11 kali.[2] Pada 2008, mereka menjadi klub Inggris pertama dan klub Eropa kedua yang berhasil menjadi Juara Dunia Antarklub FIFA. Pada 12 Mei 2005, pengusaha Amerika Serikat Malcolm Glazer menjadi pemilik klub dengan membeli mayoritas saham yang bernilai £800 juta (US$1,47 milyar) diikuti dengan banyak protes dari para pendukung fanatik

Selasa, 09 Agustus 2011

Cra membuat alat penetas telur

Usaha peternakan unggas (ayam dan itik) merupakan jenis usaha yang cukup menjanjikan. Hal ini didasari oleh jumlah permintaan produk hewani asal unggas baik telur maupun daging tiap tahun makin meningkat. Sebagai contoh di Kotamadya Kendari pada tahun 2002 permintaan ayam buras berkisar 500 – 600 ekor per minggu, sementara baru tepenuhi 300 – 400 ekor per minggu (Anonim, 2002).
Dilihat dari data permintaan tersebut prospek usaha agribisnis unggas yang salah satunya adalah ayam buras cukup potensial. Keunggulan lain usaha agribisnis unggas adalah tidak mutlak memerlukan biaya yang besar, tergantung dari kemampuan peternak yang korelasinya dengan skala pemilikan. Selain itu jenis ternak ini telah lama dikenal masyarakat sehingga teknik budidayanya tidak terlalu rumit. Dalam upaya memacu usaha peternakan unggas perlu adanya sentuhan teknologi tepat dan mudah diterapkan oleh peternak. Dari sisi ketersediaan bibit, teknologi penetasan telur buatan dengan penggunaan mesin tetas telur sangat cocok diterapkan. Keunggulan teknologi ini adalah menghilangkan periode mengeram pada induk sehingga induk mampu menghasilkan telur lebih banyak selama hidupnya, selain itu anak ayam dapat di produksi dalam jumlah yang besar pada waktu yang bersamaan. Prinsip kerja dari mesin tetas ini adalah menciptakan situasi dan kondisi yang sama pada saat telur dierami oleh induk. Kondisi yang perlu diperhatikan adalah suhu dan kelembaban. Suhu optimal adalah 38,8o C atau 101o F. Kondisi suhu tersebut dapat direkayasa dengan penggunaan sumber panas listrik maupun lampu minyak dan untuk kelembaban optimal digunakan air yang ditempatkan dalam mesin tetas. Mesin tetas dibedakan atas dasar sumber panas yang digunakan. Pertama, mesin tetas elektrik dengan menggunakan listrik yang dihubungkan dengan lampu pijar sebagai sumber panas. Kedua, mesin tetas yang menggunakan sumber panas lampu minyak yang dihubungkan dengan silinder yang terbuat dari seng plat sebagai sumber panas. Ketiga, mesin tetas kombinasi yaitu gabungan dari sumber panas yang berbeda (listrik dan lampu minyak), jenis mesin tetas ini sangat efektif pada daerah yang sering mengalami pemadaman lampu, sehingga pada saat lampu padam maka digunakan lampu minyak sebagai sumber panas. Model mesin tetas telur ini dapat diperoleh di toko poultry shop atau membuat sendiri dengan bahan yang mudah dan tersedia di tempat. Besarnya mesin tetas telur yang digunakan disesuaikan dengan kapasitas telur yang akan ditetaskan seperti ; 200 butir, 400 butir dan 600 butir. II. Bahan – Bahan yang Digunakan Pembuatan mesin tetas disesuaikan dengan kondisi sumber panas yang tersedia. Pada tempat yang belum ada listrik bisa dibuat mesin tetas dengan menggunakan lampu minyak sedangkan daerah yang tersedia listrik bisa dibuat mesin tetas telur elektrik atau mesin tetas kombinasi.
Bahan-bahan yang digunakan antara lain :
1.Kayu kaso 4 x 5 cm sebagai rangka mesin
2.Tripleks melamin, kaca dan engsel
3.Kawat ram (tempat peletakan telur)
4.Paku dan seng plat
5.Nampan air dan thermometer
5.Alat pengatur suhu (thermoregulator)
6.Lampu pijar dan lampu minyak
Cara Pengoperasian Mesin Tetas Telur
A. Persiapan
Sebelum digunakan, mesin tetas harus dibersihkan dahulu dari mikroorganisma pengganggu dengan jalan penyemprotan bahan pembunuh kuman / desinfektan.
Pemanas dihidupkan.24 jam sebelum telur dimasukan ke dalam mesin tetas,
Telur dibersihkan dengan menggunakan lap basah hangat dan tiriskan.
Suhu mesin tetas harus konstan, diusahakan 38,8o C atau 101o F.
Nampan air diisi air secukupnya (tidak sampai penuh), penggunaan air ini untuk menjaga kelembaban mesin tetas, untuk itu selama penetasan harus diperhatikan stabilitas volume air.
Setelah telur bersih dan kering, telur diberi tanda pada kedua belah sisi dengan spidol atau alat tulis lain, misal ; huruf A dan B di kedua belah sisi. Pemberian tanda ini berguna untuk memudahkan dalam pemutaran telur agar lebih merata.
Telur yang sudah ditandai dimasukan secara perlahan ke dalam mesin tetas dengan posisi tanda seragam. Tutuplah mesin tetas setelah semua telur dimasukan.
B. Operasional Penetasan
Setelah 48 jam telur dalam mesin tetas, mulai dilakukan pemutaran telur setiap pagi dan sore.
Pemutaran telur dilakukan sampai hari ke 18.
Pemeriksaan telur sebaiknya dilakukan 2 kali, yaitu pada hari ke 7 dan hari ke 18.
Telur yang bertunas (tanda telur hidup) tampak terang dan tidak terdapat bintik-bintik merah
Telur yang bertunas ditandai dengan adanya titik merah di bagian petengahan, ukurannya kira-kira sebesar biji kacang hijau dan tampak bergerak. Apabila titik merah tersebut tidak bergerak pertanda embrio dalam telur mati, maka telur yang mati tersebut harus dibuang agar telur tidak membusuk dalam mesin.
Telur akan memenetas pada hari ke 20 atau 21.
Anak ayam yang keluar dari telur dibiarkan dahulu dalam mesin selama kurang lebih 24 jam, sampai bulu anak ayam kering dan kondisi anak ayam normal.
Setelah kering dan normal, anak ayam bisa dikeluarkan dari mesin tetas.

Curat coret © 2008 Template by:
SkinCorner